MAENBALBANDUNG.COM – Bek Persib Bandung, Federico Barba, mengaku sangat terkesan dengan sambutan hangat yang diberikan oleh para Bobotoh dalam laga pekan ke-15 Super League yang mempertemukan Persib Bandung dan Bhayangkara FC pada Minggu (21/12/2025) yang lalu ia pun dipercaya mengenakan ban kapten dalam laga tersebut yang menggantikan Marc Klok yang absen.
Dalam pertandingan Persib berhasil memenangi pertandingan dengan skor 2-0, atas hasil tersebut Barba mengsyukuri Persib bisa kembali meraih hasil positif untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen.
“Kami bisa mendapatkan apa yang kami inginkan, kami ingin memenangkan setiap pertandingan. Kami sangat senang karena tidak pernah mudah untuk bisa meraih kemenangan. Tapi kami melakukannya dan ini berkat tim,” kata Barba.
Terkait dirinya dipercaya oleh tim untuk menjadi kapten, dirinya menghaturkan terimakasih kepada pelatih dan tim yang telah mempercayainya mengemban ban kapten dalam laga tersebut seiring absennya Marc Klok yang cedera.
“Terima kasih untuk pelatih dan tim yang memberikan saya kepercayaan tersebut. Saya juga senang karena bisa meraih tiga poin, kami harus menang. Jadi oke, saya selalu berjuang untuk tim,” katanya.
Momen emosional lainnya pun terjadi kala ia memimpin prosesi Viking Clap usai pertandingan. ex oemain Como ini pun pertama kali memimpin sesi rutin setelah pertandingan kandang Persib tersebut merasa senang.
“Sejujurnya itu sangat indah. Mungkin saya tidak melakukan yang terbaik, tapi itu sangat menyenangkan. Atmosfer di stadion juga begitu luar biasa. Jadi terima kasih untuk suporter yang sudah hadir ke stadion.”
Selain itu Pemain asal Italia tersebut merasa sangat tersanjung setelah mendengar namanya menggema di stadion melalui chant atau lagu khusus yang dinyanyikan oleh suporter dari tribun. Dengan hal tersebut Barba merasa tersanjung dan mendapatkan dukungan lebih.
“Itu sangat sangat luar biasa. Saya mendengarnya di lapangan dan saya merasa seperti seorang superstar. Ini begitu luar biasa. Terima kasih banyak kepada Bobotoh, kepada fans. Saya hanya mengerahkan semua bagi mereka di lapangan dan saya merasa diapresiasi,” ungkap Barba.****

