Foto : Maenbal Bandung/Yulio Arisman

MAENBALBANDUNG.COM – Antusiasme bobotoh membludak untuk menyaksikan laga pokan ke-17 Super League 2025/26 yang dimana Persib Bandung akan menjamu tamunya Persija Jakarta pada Minggu, 11 Januari 2025.

Pada pertandingan akbar ini, manajemen Persib menjual tiket sebanyak 26.000 lembar tiket. Jumlah tersebut merupakan hasil kesepakatan dan rekomendasi dari pihak Kepolisian dalam koordinasi yang dilakukan oleh manajemen Persib.

Head Of Communications PT. Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama mengatakan keputusan tersebut diambil untuk mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung.

“Penetapan jumlah tiket ini bukan semata soal kapasitas, tetapi hasil koordinasi yang matang. Faktor keselamatan dan kenyamanan Bobotoh menjadi prioritas kami,” ujar Adhi.

Kemudian terkait penyesuaian harga, Adhi menjelaskan bahwa laga melawan Persija masuk kedalam kategori big match. Demi menjaga kelangsungan pertandingan Persib menerapkan metode Dynamic Pricing yang menurutnya sering digunakan di industri olahraga profesional. Namun penyesuaian harga tetap memperhatikan aspek keterjangkauan.

“Dynamic pricing umum diterapkan pada pertandingan dengan permintaan tinggi. Di sisi lain, big match juga berdampak pada peningkatan biaya operasional. Penyesuaian harga dilakukan secara terukur dan tetap mempertimbangkan keterjangkauan,” jelas Adhi.

Adhi juga menghimpun keluhan bobotoh terkait kendala pada aplikasi Persib. Menurutnya ini disebabkan oleh lonjakan akses dalam waktu yang bersamaan sehingga hal ini mempengaruhi kinerja sistem. Kendati demikian pihaknya mengimpun saran dan masukan dari bobotoh untuk bahan perbaikan.

“Pada pertandingan seperti ini, jutaan pengguna bisa mengakses aplikasi dalam waktu yang hampir bersamaan, sehingga memengaruhi performa sistem. Masukan dari Bobotoh menjadi evaluasi penting agar layanan digital Persib semakin siap ke depannya,” pungas Adhi.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *