Foto : Maenbal Bandung/Yulio Arisman

MAENBALBANDUNG.COM – Setelah pertandingan menghadapi PSBS Biak pada Minggu (25/1/2026), Persib memperkenalkan dua amunisi barunya untuk lini pertahanan, ia adalah Layvin Kurzawa mantan pemain Paris Saint-Germain dan Timnas Prancis ini hadir untuk mengisi posisi bek kiri. Kemudian ada Dion Markx, bek muda yang baru berusia 20 tahun yang memperkuat Timnas Indonesia U-23.

Dipinjamkannya Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa ke Persik Kediri menyisakan kekosongan skuad di lini belakang Maung Bandung. Sehingga penambahan pemain dimaksudkan untuk mnenambal kedalaman skuad.

“Bagus, ada dua tambahan pemain bagi kami dan itu bagus. Karena kekuatan kami sedikit berkurang setelah Rezaldi dan Hamra pergi,” ujar Bojan.

Lebih lanjut, pelatih asal Kroasia tersebut menjelaskan secara spesifik kebutuhan posisi yang ia cari. Penekanan ada pada keseimbangan sisi kiri dan jantung pertahanan.

“Kami sedikit kekurangan pemain di pertahanan dan karena itu kami merekrut satu bek kiri dan satu bek tengah,” jelasnya.

Jika Kurzawa diproyeksikan membawa mentalitas juara dan pengalaman Eropa ke sisi kiri pertahanan, perekrutan Dion Markx memiliki dimensi yang berbeda. Dion diharapkan menjadi investasi jangka panjang sekaligus memenuhi kebutuhan regulasi pemain muda.

Bojan menyamakan potensi Dion dengan nama-nama lokal yang sudah lebih dulu bersinar di bawah asuhannya, seperti Kakang Rudianto dan Robi Darwis.

“Dion itu seperti Kakang dan Robi, dia masuk kuota pemain U-23. Kami mencari pemain muda karena mereka masih bisa berkembang dan mengeksplorasi kemampuannya,” kata Bojan.

Masuknya Dion Markx juga menegaskan komitmen Bojan Hodak untuk terus memberi ruang bagi talenta muda. Dengan hadirnya Dion, persaingan di internal pemain muda Persib pun diprediksi akan semakin sehat dan kompetitif.

“Sebelumnya sudah ada Nazriel, Zul, Fitrah. Jadi bagus karena akan ada pemain muda lainnya,” pungkasnya.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *