Foto : MO Persib

MAENBALBANDUNG.COM – Persib Bandung harus menerima kenyataan pahit pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26. Bertandang ke Stadion Ratchaburi, Rabu (11/2/2026), Pangeran Biru takluk dengan skor telak 3-0 dari tuan rumah Ratchaburi FC. Meski tampil menekan dan menciptakan banyak peluang emas, efektivitas menjadi pembeda besar dalam laga ini.

Pada pertandingan ini, Federico Barba dipercaya menjadi kapten tim. Bek asal Italia itu bersama Alfeandra Dewangga, Patricio Matricardi dan Frans Putros mengawal lini pertahanan Persib.

Di lini tengah, Persib mengandalkan Eliano Reijnders, Luciano Guaycochea, Thom Haye dan Berguinho untuk mendukung Andrew Jung dan Uilliam Barros di lini depan.

Babak Pertama
Laga baru berjalan 5 menit, gawang Teja Paku Alam sudah bergetar. Gelandang serang tuan rumah, Pedro Tana, berhasil memanfaatkan celah di lini pertahanan Persib dan mengubah skor menjadi 1-0. Tersentak oleh gol cepat tersebut, Persib mencoba langsung membalas. Namun, tensi tinggi membuat Reijnders harus menerima kartu kuning di menit ke-7 akibat terlambat melakukan perebutan bola.

Memasuki menit 17, Persib mulai menemukan ritme. Kerjasama apik di sisi kanan diakhiri umpan silang Barros yang disambut sundulan Putros, namun bola masih melambung di sisi kiri gawang Kampon Phatomakkakul.

Peluang emas kembali datang di menit 23. Putros mengirimkan crossing akurat yang disambut tandukan keras Barros, tetapi Kampon melakukan penyelamatan gemilang. Tekanan Persib tak berhenti; empat menit berselang (menit 27), Guaycochea melepaskan sepakan spekulasi yang sayangnya hanya membentur tiang gawang.

Persib terus mengurung pertahanan Ratchaburi. Di menit 33, kolaborasi satu-dua antara Barros dan Thom Haye diakhiri dengan tendangan voli kaki kanan Barros, namun bola masih tepat mendarat di pelukan Kampon. Tak lama kemudian, sundulan Jung memanfaatkan tendangan bebas Haye juga masih melambung tipis di atas mistar.

Lini belakang Persib pun harus bekerja ekstra keras. Pada menit 40, Barba melakukan aksi heroik dengan menghalau tembakan keras Denilson menggunakan kepalanya. Barba sempat terjatuh dan mendapat perawatan medis, namun beruntung ia bisa melanjutkan laga.

Tepat sebelum turun minum, di menit 45+2, Alfeandra Dewangga mengirimkan umpan mendatar yang sangat mematikan ke jantung pertahanan lawan. Barros yang berdiri di posisi menguntungkan tampak kurang siap menyambut bola, membuat peluang emas tersebut terbuang sia-sia. Babak pertama pun ditutup dengan skor 1-0.

Babak Kedua
Persib tidak langsung melakukan perubahan komposisi pemain. Skuad asuhan Bojan Hodak sempat menggebrak lewat sisi sayap kanan pada awal laga. Di menit 50, Berguinho mendapatkan umpan manis dari Alfeandra Dewangga, namun sepakan mendatarnya masih menyamping dari gawang Ratchaburi.

Petaka mulai mendekat di menit 52 saat Teja Paku Alam dipaksa bekerja keras menepis tembakan Daniel Ting. Namun, semenit berselang (menit 53), gawang Persib akhirnya bobol untuk kedua kalinya. Gabriel Donatien Kupa, yang baru masuk menggantikan Kevin Deeromram, berhasil memaksimalkan peluang untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Merespons ketertinggalan, Bojan Hodak melakukan penyegaran besar-besaran di menit 58. Saddil Ramdani, Adam Alis, dan striker anyar Sergio Castel masuk menggantikan Berguinho, Guaycochea, dan Andrew Jung. Laga ini menjadi panggung debut bagi Castel yang baru bergabung awal Februari lalu.

Teja kembali menunjukkan kelasnya di menit 65 dengan menepis tendangan melengkung Negueba. Di sisi lain, Persib mencoba membalas lewat sepakan voli Saddil Ramdani, namun bola masih melambung di atas mistar gawang.

Memasuki 10 menit terakhir, tepatnya di menit 83, Persib memberikan debut bagi bek asal Prancis, Layvin Kurzawa, yang masuk menggantikan Dewangga. Namun, baru semenit Kurzawa menginjak rumput, Ratchaburi justru memperlebar jarak. Tana mencetak gol keduanya di menit 84, mengubah skor menjadi 3-0.

Persib sempat mendapatkan peluang melalui tendangan bebas Kurzawa di menit 90. Bola sundulan Matricardi yang diarahkan ke Barros gagal berbuah hasil karena salah pengertian dengan Castel.

Di masa injury time, Ratchaburi hampir saja menambah penderitaan Persib. Beruntung, Reijnders melakukan blok krusial tepat di mulut gawang untuk mencegah gol keempat. Peluit panjang pun berbunyi, mengakhiri laga dengan kemenangan 3-0 untuk Ratchaburi FC. ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *