Foto : Yulio Arisman/Maenbal Bandung

MAENBALBANDUNG.COM – Persib Bandung sukses mengamankan tiga poin penting dalam lanjutan pekan ke-22 Super League 2025/26. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (22/2/2026), Maung Bandung menyudahi perlawanan sengit Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0.

Pertandingan berlangsung alot sejak peluit pertama dibunyikan. Persita yang datang dengan misi mencuri poin menerapkan strategi defensif yang sangat disiplin, membuat barisan penyerang Persib kesulitan menembus kotak penalti lawan. Gol semata wayang dalam laga ini lahir melalui situasi bola mati yang berhasil dimaksimalkan menjadi kemenangan krusial bagi anak asuh Bojan Hodak.

Usai laga, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui bahwa jalannya pertandingan sesuai dengan prediksinya. Ia memberikan kredit khusus kepada organisasi pertahanan Pendekar Cisadane yang tampil sangat militan sepanjang 90 menit.

“Saya sudah memperkirakan ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Persita adalah tim yang bertahan dengan 10 pemain. Semua pemain mereka berlari, melakukan tekel, sehingga mereka tidak kebobolan banyak gol. Mereka sangat kompak dan terorganisir secara defensif,” ujar Hodak dalam konferensi pers setelah laga.

Meski Persib terus menggempur, Hodak merasa puas dengan kinerja lini belakangnya yang tampil tenang. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, Persita hampir tidak memberikan ancaman serius ke gawang Persib, kecuali satu momen yang sebenarnya sudah dihentikan oleh wasit.

“Saya cukup senang karena saya pikir Persita tidak menciptakan peluang apa pun, kecuali satu situasi dari tendangan sudut. Itu pun wasit sudah meniup peluit tiga kali sebelumnya. Selain itu, saya tidak melihat mereka memiliki kesempatan,” tambahnya.

Walaupun berhasil mengamankan kemenangan, Bojan Hodak mencatat beberapa poin evaluasi. Ia mengakui bahwa kreativitas peluang timnya sedikit menurun dibandingkan laga-laga sebelumnya, namun ia tetap mensyukuri efektivitas tim dalam memanfaatkan bola mati.

“Kami menciptakan beberapa peluang, meski jujur tidak sebanyak pertandingan lainnya. Kami hanya mencetak satu gol dari situasi bola mati, dan saya berharap kami bisa bermain lebih baik untuk menambah gol lagi,” jelasnya.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *