Foto : Dok. Persib Official

MAENBAL BANDUNG – Persib Bandung memastikan satu tempat di partai final Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada laga semifinal yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Maung Bandung untuk kembali tampil di final turnamen pramusim tersebut setelah terakhir kali melakukannya pada edisi perdana tahun 2015.

Dua gol Persib lahir pada babak pertama melalui Uilliam Barros dan Balsa Sekulic, sedangkan Persija hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Kwon Changhoon menjelang laga usai.

Pelatih Igor Tolic menurunkan Teja Paku Alam di bawah mistar gawang dengan dukungan lini belakang yang dihuni Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, dan Ikhwan Ali Tanamal. Di lini tengah, Luciano Guaycochea dan Gakuto Notsuda menjadi motor permainan, sementara Adam Alis, Luka Menalo, Uilliam Barros, dan Balsa Sekulic mengisi sektor depan.

Laga berlangsung ketat sejak menit pertama. Persib berusaha mengambil inisiatif serangan, tetapi Persija mampu memberikan tekanan sehingga peluang bersih belum tercipta pada awal pertandingan.

Persija justru lebih dulu mengancam pada menit ke-15 melalui Witan Sulaeman. Beruntung bagi Persib, penyelesaian akhir sang winger masih melenceng dari sasaran.

Persib kemudian mulai menemukan ritme permainan. Pada menit ke-21, Uilliam Barros memecah kebuntuan setelah memanfaatkan situasi sepak pojok. Bola kiriman Luciano Guaycochea berhasil disambar Barros untuk membawa Maung Bandung unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat Persib semakin percaya diri. Enam menit kemudian, keunggulan bertambah setelah wasit menunjuk titik putih usai Denis Kolinger dinilai melakukan handball melalui tinjauan VAR. Balsa Sekulic yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-27.

Persib masih memiliki peluang memperlebar jarak sebelum turun minum. Sekulic dan Luka Menalo sama-sama memperoleh kesempatan emas, namun penyelamatan Aqil Savik membuat skor tidak berubah. Di sisi lain, Persija sempat meminta hadiah penalti pada masa injury time babak pertama, tetapi setelah melihat tayangan VAR, wasit memutuskan permainan dilanjutkan.

Memasuki babak kedua, Persija tampil lebih agresif dan mulai mendominasi penguasaan bola. Meski demikian, peluang pertama justru kembali menjadi milik Persib lewat sepakan keras Barros pada menit ke-56 yang masih melebar tipis.

Persija nyaris memperkecil kedudukan dua menit kemudian. Sundulan Gustavo Almeida hasil tendangan bebas Fabio Calonego hanya membentur mistar gawang Teja Paku Alam.

Untuk menjaga keseimbangan tim, Igor Tolic melakukan sejumlah pergantian pemain. Julio Cesar dan Ramon Tanque masuk pada menit ke-65, disusul Dedi Kusnandar serta Nazriel Alfaro Syahdan sembilan menit kemudian guna menambah tenaga baru di lini tengah.

Tekanan Persija semakin meningkat pada sisa pertandingan. Setelah beberapa peluang gagal dimanfaatkan, tim ibu kota akhirnya mencetak gol pada menit ke-85 melalui Kwon Changhoon yang menuntaskan umpan Victor Dethan sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Persib kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Mariano Peralta, Al Hamra Hehanussa, dan Muhammad Adzikry pada menit-menit akhir untuk menjaga keseimbangan tim. Dalam lima menit tambahan waktu, Maung Bandung lebih banyak bertahan menghadapi gempuran Persija.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Persib berhasil mempertahankan keunggulan 2-1. Hasil tersebut mengantarkan Maung Bandung kembali ke final Piala Presiden setelah 11 tahun dan menjaga peluang untuk kembali mengangkat trofi yang terakhir mereka raih pada edisi perdana turnamen tahun 2015.*****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *