Foto : Yulio Arisman/Maenbal Bandung

MAENBAL BANDUNG – Penyerang Persib Bandung, Ramon “Tanque” de Andrade Souza, tidak mempermasalahkan keputusan klub menggunakan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) sebagai venue pertandingan play-off AFC Champions League Two (ACL Two) menghadapi Manila Digger, Senin, 31 Agustus 2026.

Menurut Ramon, pergantian stadion bukan persoalan besar bagi Persib. Namun, ia justru menyayangkan laga penting tersebut harus berlangsung tanpa kehadiran Bobotoh akibat sanksi AFC.

Persib untuk sementara menggunakan SJH demi menjaga kualitas rumput Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Sayangnya, Maung Bandung tetap tidak mendapatkan dukungan langsung dari suporter karena pertandingan digelar tanpa penonton sebagai konsekuensi sanksi atas insiden masuknya oknum suporter pada pertandingan ACL Two musim sebelumnya.

“Mengenai bermain di stadion lain (SJH), saya rasa tidak akan banyak mengubah keadaan karena pintu stadion akan tertutup (tanpa penonton). Jadi, tidak akan ada suporter,” ujar Ramon usai latihan, Minggu, 23 Agustus 2026.

Bagi Ramon, keberadaan Bobotoh memiliki arti penting bagi para pemain ketika bertanding. Karena itu, ia berharap kejadian yang menjadi penyebab sanksi tersebut tidak kembali terulang sehingga Persib dapat kembali merasakan atmosfer pertandingan bersama suporternya.

“Biarlah itu menjadi pelajaran. Bobotoh sangat penting bagi kami karena mereka adalah dukungan utama kami, selalu ada memberikan semangat. Sangat krusial, keberadaan suporter yang terus mendukung kami,” jelas penyerang asal Brasil tersebut.

Meski tanpa penonton, Ramon tidak melihat penggunaan SJH sebagai kendala besar. Ia dan rekan-rekannya sudah cukup familiar dengan stadion tersebut setelah menjalani sejumlah pertandingan di sana pada Piala Presiden 2026.

Persib bahkan memiliki catatan positif ketika tampil di SJH dalam turnamen pramusim tersebut. Dari tiga pertandingan yang dimainkan, Maung Bandung selalu berhasil meraih kemenangan sekaligus memastikan langkah ke semifinal.

“Lagipula, belakangan ini kami juga selalu bermain di sana saat Piala Presiden, jadi kami sudah terbiasa bermain di stadion tersebut,” tutur Ramon.

Dengan pengalaman tersebut, Ramon berharap Persib tetap mampu memaksimalkan keuntungan bermain di Bandung meskipun tribun stadion kosong. Fokus utama tim kini adalah mengalahkan Manila Digger dan memastikan tiket menuju fase grup ACL Two.*****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *