MAENBALBANDUNG.COM – Persib Bandung memiliki beberapa pilihan untuk mengisi posisi penyerang tengah. Balsa Sekulic, Uilliam Barros, hingga Mariano Peralta sama-sama pernah mendapat kesempatan bermain sebagai striker dengan karakter permainan yang berbeda.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menjelaskan mengapa Balsa terlihat lebih menyatu ketika ditempatkan sebagai pemain nomor sembilan. Menurutnya, faktor pengalaman menjadi salah satu pembeda utama.
“Ketika melihat mengapa Balsa tampak paling padu sebagai pemain nomor sembilan, tahu apa jawabannya? Karena dia yang menghabiskan waktu paling banyak di posisi tersebut,” ujar Igor.
Balsa memang lebih sering menjalankan peran sebagai penyerang tengah. Karena itu, ia dinilai lebih terbiasa dengan tuntutan posisi tersebut, baik dalam latihan maupun ketika menjalani pertandingan.
Namun, Igor menegaskan bahwa hal tersebut bukan berarti Balsa lebih baik dibandingkan Barros atau Peralta. Ketiganya memiliki karakter dan kemampuan masing-masing yang bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan pertandingan.
Uilliam Barros, misalnya, sempat lebih banyak dimainkan sebagai winger selama masa pramusim. Ketika mendapat kesempatan bergeser ke posisi striker, pemain tersebut juga mulai menunjukkan perkembangan dalam menjalankan peran barunya.
Hal serupa terlihat pada Mariano Peralta. Igor menilai pemain asal Argentina itu mampu memberikan kontribusi ketika dimainkan sebagai penyerang tengah. Salah satunya ketika Persib menghadapi FC Seoul pada ajang AFC Champions League Two.
“Kami punya banyak opsi. Itulah mengapa saya sangat senang,” kata Igor.
Banyaknya pilihan di lini depan menjadi keuntungan tersendiri bagi Persib, terutama ketika tim harus menghadapi jadwal pertandingan yang padat. Igor dapat menyesuaikan karakter pemain dengan kebutuhan taktik dan situasi pertandingan.
Dengan demikian, posisi striker Persib tidak hanya bergantung pada satu pemain. Balsa, Barros, dan Peralta memiliki peluang untuk menjalankan peran tersebut sesuai strategi yang diterapkan tim pelatih.*****

