Foto : Yulio Arisman/Maenbal Bandung

MAENBAL BANDUNG – Penjaga gawang Persib Bandung, Fitrah Maulana, menegaskan hubungan antarkiper Maung Bandung tetap terjaga meski mereka bersaing untuk mendapatkan kesempatan bermain. Ia menyebut dirinya, Teja Paku Alam, dan Rakha Syafaka saling mendukung tanpa konflik dalam memperebutkan posisi di bawah mistar.

Fitrah baru saja mendapat kepercayaan tampil penuh selama 90 menit ketika Persib menjamu Persik Kediri pada pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (18/10/2026). Ia membantu Pangeran Biru mencatatkan clean sheet dalam kemenangan 1-0 yang ditentukan oleh gol Julio Cesar pada menit ke-78.

Meski mendapat kesempatan tampil, Fitrah menegaskan dirinya tidak menjadikan persaingan dengan Teja sebagai beban. Ia memilih mengikuti keputusan pelatih dan tetap memberikan dukungan kepada rekan setim, baik ketika mendapat kesempatan bermain maupun saat harus berada di bangku cadangan.

“Ah saya mah, pelatih suruh main, main. Kalau enggak, kata pelatih jangan main, ya sudah saya support gitu saja sih,” kata Fitrah.

Menurut kiper muda tersebut, keputusan mengenai siapa yang bermain sepenuhnya menjadi kewenangan pelatih. Karena itu, setiap penjaga gawang harus menghormati pilihan tersebut dan tetap menjaga kekompakan demi kepentingan tim.

Ia juga memastikan sikap saling mendukung tidak hanya berlaku antara dirinya dan Teja, tetapi juga melibatkan Rakha yang menjadi bagian dari persaingan di posisi penjaga gawang Persib.

“Jadi kita tidak ada saling konflik di antara kita berdua, begitu juga dengan Rakha. Jadi kita setiap ada yang main, pasti kita dukung,” ujarnya.

Bagi Fitrah, persaingan dalam skuad merupakan bagian dari dinamika sepak bola profesional. Setiap pemain perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin, tetapi tetap mengutamakan kebersamaan ketika salah satu rekan mendapat kepercayaan untuk tampil.

Selain dukungan dari rekan setim, Fitrah juga merasakan motivasi besar dari keluarganya. Kehadiran orang tua di tribun saat dirinya bermain menjadi dukungan emosional tersendiri, terlebih ketika mendapat kesempatan mengawal gawang Persib dalam pertandingan penting.

“Ya saya pastilah, itu mah sudah pasti ya, dampaknya besar buat saya karena doa orang tua pasti lah pada tahu,” tuturnya.

Penampilan melawan Persik menjadi kesempatan berharga bagi Fitrah untuk menunjukkan kemampuannya. Namun, ia juga menegaskan bahwa kekompakan antarpemain tetap menjadi hal penting bagi Persib, termasuk di posisi penjaga gawang yang menuntut persaingan sekaligus saling percaya.*****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *