MAENBAL BANDUNG – Persib mengajak Bobotoh memperluas aksi kepedulian terhadap masyarakat Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ajakan tersebut menjadi bagian dari gerakan bertajuk “Lekas Pulih Indonesia” yang diawali dengan kajian dan doa bersama di Masjid Jaza, Bandung, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang dipimpin Ustadz Handy Bony itu menjadi kesempatan untuk mendoakan keselamatan warga terdampak, kelestarian lingkungan, serta para petugas yang tengah berjuang memadamkan kebakaran. Doa juga dipanjatkan bagi perjalanan Persib dalam menjalani kompetisi musim 2026/2027.
Namun, kepedulian yang diusung melalui “Lekas Pulih Indonesia” tidak hanya diwujudkan lewat doa. Persib juga menyiapkan program penggalangan dana yang dapat diikuti Bobotoh melalui aplikasi resmi Persib Apps pada November hingga Desember 2026.
Dalam program tersebut, Bobotoh bisa berdonasi sesuai kemampuan dengan pilihan nominal Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000. Dana yang terkumpul akan dikelola oleh bagian Finance Persib sebelum disalurkan kepada Dompet Dhuafa, mitra sosial klub.
Bantuan tersebut direncanakan untuk mendukung penyediaan masker, vitamin, dan obat-obatan sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak karhutla.
Head of Brand & Community PT Persib Bandung Bermartabat, Giovita, berharap keterlibatan Bobotoh dapat menjadi wujud nyata solidaritas bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, meskipun berada jauh dari Bandung.
“Hayu, teman-teman Bobotoh, kita sisihkan sebagian rezeki sesuai kemampuan masing-masing. Semoga ikhtiar kecil kita bersama bisa membawa manfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita di Kalimantan. Melalui Persib Apps, kita bisa bersama-sama menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal jarak,” ujar Giovita.
Apresiasi juga disampaikan Ustadz Handy Bony yang memandang kegiatan tersebut sebagai upaya menumbuhkan kepedulian terhadap sesama sekaligus lingkungan.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Insyaallah, menjadi kebaikan bersama. Meskipun saudara-saudara kita di Kalimantan berada jauh dari Bandung, kita tetap bisa menunjukkan kepedulian melalui doa dan bantuan nyata. Semoga ikhtiar sederhana ini membawa manfaat bagi sesama sekaligus mengingatkan kita untuk menjaga lingkungan,” ujar Handy Bony.
Melalui gerakan “Lekas Pulih Indonesia”, Persib berharap semangat kebersamaan bersama Bobotoh dapat menjangkau lebih banyak orang dan membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Inisiatif ini sekaligus menjadi ajakan untuk menjadikan solidaritas sebagai tindakan nyata, bukan sekadar ungkapan kepedulian.*****
