Foto : Maenbal Bandung/Yulio Arisman

MAENBALBANDUNG.COM – Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, berharap Piala Presiden 2026 dapat menjadi ajang persiapan tim tanpa harus dibayangi cedera pemain. Menurutnya, pengalaman beberapa musim terakhir menunjukkan turnamen pramusim sering kali menjadi tantangan karena waktu persiapan yang terbatas.

Igor mengungkapkan, pada edisi sebelumnya Persib hanya memiliki waktu beberapa hari untuk mempersiapkan tim sebelum turnamen dimulai. Kondisi tersebut membuat risiko cedera meningkat karena para pemain belum mencapai kebugaran terbaik.

“Tahun lalu kami hanya memiliki waktu lima atau enam hari sebelum Piala Presiden. Kami mempertaruhkan banyak resiko cedera,” kata Igor.

Ia mencontohkan beberapa pemain yang harus menepi akibat cedera saat pramusim, di antaranya Febri Hariyadi dan Achmad Jufriyanto. Menurutnya, situasi tersebut menjadi pelajaran bagi tim dalam menyusun program persiapan musim ini.

“Seperti dua tahun lalu kami kehilangan Febri (Hariyadi) karena cedera, lalu Jupe (Achmad Jufriyanto) juga mengalami cedera. Selalu ada pemain yang menjadi korban karena pertandingan itu dimainkan ketika kondisi belum benar-benar siap,” ujarnya.

Berbeda dengan musim lalu, Persib kini memiliki waktu persiapan yang lebih panjang sebelum tampil di Piala Presiden. Igor menilai tambahan waktu tersebut memberi kesempatan bagi tim pelatih untuk meningkatkan kondisi fisik pemain secara bertahap.

“Untungnya tahun ini kami memiliki sekitar 10 hari. Ada sedikit celah waktu sehingga kami bisa lebih siap menghadapi Piala Presiden,” katanya.

Meski tetap menjadikan Piala Presiden sebagai bagian dari persiapan menuju musim baru, Igor berharap seluruh pemain dapat melewati turnamen dalam kondisi bugar sehingga Persib siap menghadapi kompetisi resmi 2026/2027 dengan kekuatan penuh.*****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *