MAENBAL BANDUNG – Persib Bandung kembali memberikan kesempatan kepada Muhammad Adzikry Fadlilah untuk mendapatkan pengalaman bermain lebih banyak. Gelandang kelahiran Bandung, 26 Februari 2003, tersebut kembali dipinjamkan ke Persijap Jepara untuk menjalani kompetisi musim 2026/2027.
Langkah ini menjadi kelanjutan dari masa peminjaman Adzikry pada musim sebelumnya. Persib menilai Persijap masih menjadi lingkungan yang tepat bagi pemain muda tersebut untuk meningkatkan jam terbang sekaligus menghadapi persaingan di level profesional.
Keputusan peminjaman diambil setelah klub melakukan evaluasi bersama tim pelatih dan Adzikry. Kesempatan untuk mendapatkan peran lebih besar dan menit bermain yang lebih konsisten menjadi salah satu pertimbangan utama.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyebut perkembangan yang ditunjukkan Adzikry selama berada di Persijap menjadi alasan klub kembali memberikan kepercayaan kepadanya.
“Kami tentu senang melihat perkembangan dan kontribusi positif Adzikry selama menjalani masa peminjaman bersama Persijap musim lalu. Pengalaman tersebut memberikan manfaat yang baik bagi proses perkembangannya. Karena itu, ketika Persijap kembali menyampaikan ketertarikannya, kami melihat ini sebagai kesempatan yang tepat bagi Adzikry untuk melanjutkan proses tersebut,” ujar Adhitia.
Menurut Adhitia, kesempatan bermain secara reguler dapat memberikan manfaat besar bagi pemain muda. Selain meningkatkan kepercayaan diri, pengalaman pertandingan juga membantu pemain dalam mengasah kemampuan mengambil keputusan dan memahami tuntutan sepak bola profesional.
“Kami melihat bahwa saat ini Adzikry memiliki peluang untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak dan peran yang lebih besar di Persijap. Bagi pemain muda, pengalaman bermain secara reguler dalam kompetisi sangat penting untuk membangun kepercayaan diri, konsistensi, kemampuan mengambil keputusan, sekaligus memahami tuntutan sepak bola profesional,” katanya.
Persib memastikan peminjaman tersebut tidak mengubah rencana jangka panjang klub terhadap Adzikry. Masa bermain bersama Persijap justru diharapkan menjadi bagian dari proses pematangan sebelum kembali ke Bandung dan bersaing memperebutkan tempat di skuad Pangeran Biru.
“Kami berharap Adzikry dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Fokus kami bukan hanya pada berapa banyak pertandingan yang dimainkan, tetapi juga bagaimana ia berkembang sebagai pemain dan pribadi. Ketika nantinya kembali ke Persib, kami berharap dia datang dengan pengalaman, kematangan, dan kesiapan yang lebih baik untuk bersaing,” tutur Adhitia.
Adzikry merupakan pemain yang tumbuh melalui sistem pembinaan Persib. Ia mengawali karier di Elite Pro Academy (EPA) sebelum mendapat promosi ke tim senior pada musim 2023/2024.
Dalam dua musim terakhir, ia menjadi bagian dari skuad utama Persib dan telah mencatatkan debut bersama tim senior. Namun, persaingan di dalam skuad membuat kesempatan bermain yang diperolehnya masih terbatas.
Pengalaman Adzikry bersama Persib juga bertambah melalui keikutsertaannya dalam tiga edisi terakhir Piala Presiden. Pada Piala Presiden 2026, ia turut menjadi bagian dari perjalanan Maung Bandung hingga mencapai partai final sebelum akhirnya harus puas sebagai runner-up setelah kalah dari Persebaya melalui adu penalti.
Kini, Persijap kembali menjadi tempat bagi Adzikry untuk melanjutkan proses perkembangannya. Dengan peluang tampil lebih sering dan mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar, ia diharapkan mampu meningkatkan kualitas sekaligus membangun konsistensi permainan.
Persib akan tetap memantau perkembangan Adzikry selama menjalani masa peminjaman. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga ketika ia kembali dan melanjutkan persaingan di skuad Maung Bandung.*****

