MAENBAL BANDUNG – Persib kembali menempuh jalur peminjaman sebagai bagian dari pengembangan pemain muda. Kali ini, bek Faris Abdul Hafizh akan menjalani masa peminjaman bersama PSGC Ciamis agar memperoleh menit bermain dan pengalaman kompetitif yang lebih banyak.
Peminjaman tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara Persib dan PSGC yang berstatus sebagai klub satelit. Kehadiran Faris diharapkan memberikan manfaat bagi kedua tim, terutama dalam membuka ruang bagi pemain muda untuk berkembang melalui kompetisi reguler.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah melalui pembahasan antara manajemen, tim pelatih, PSGC, serta Faris.
“Keputusan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, memberikan Faris kesempatan untuk mendapatkan menit bermain dan pengalaman bertanding yang lebih banyak sebagai bagian dari proses perkembangannya. Kedua, kami ingin terus mendukung PSGC sebagai klub satelit Persib dengan menghadirkan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim,” kata Adhitia.
Faris sendiri bukan nama baru dalam sistem pembinaan Persib. Pemain kelahiran Bogor, 21 Juli 2003, tersebut tumbuh melalui Persib U18 dan Persib U20 yang diikutinya dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) sejak 2021.
Perkembangannya kemudian membawanya ke tim senior pada musim 2025/2026. Namun, kesempatan bermain di level senior pada musim pertamanya masih terbatas, baik di kompetisi domestik maupun Asia.
Situasi mulai berubah pada musim 2026/2027. Pelatih Igor Tolic memberikan kesempatan kepada Faris untuk tampil dalam dua pertandingan Piala Presiden 2026. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal sebelum ia melanjutkan proses perkembangan bersama PSGC.
Adhitia menilai bermain secara reguler akan memberikan pengalaman yang berbeda bagi pemain muda. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kesempatan tersebut juga penting untuk membangun mental dan kepercayaan diri ketika menghadapi berbagai situasi pertandingan.
“Kami melihat peminjaman ini sebagai bagian dari proses pembelajaran Faris. Bersama PSGC, kami berharap dia bisa lebih kompetitif, mendapatkan pengalaman yang berharga, dan terus berkembang sebagai pemain. Pada saat yang sama, kami berharap Faris dapat memberikan kontribusi positif bagi PSGC,” ujarnya.
Persib juga menegaskan bahwa peminjaman tersebut bukan berarti menutup jalan Faris untuk kembali memperkuat tim utama. Sebaliknya, pengalaman bersama PSGC diharapkan menjadi bagian dari tahapan yang dapat mempersiapkannya untuk menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
“Persib akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi pemain-pemain muda untuk berkembang sesuai dengan tahapan kariernya. Kami percaya setiap pemain memiliki proses dan waktunya masing-masing. Yang terpenting adalah memastikan mereka mendapatkan lingkungan dan pengalaman yang tepat untuk terus bertumbuh,” tutur Adhitia.
Bagi PSGC, kedatangan Faris juga diharapkan dapat menambah kekuatan tim dalam menghadapi kompetisi. Persib melihat status PSGC sebagai klub satelit memiliki peran penting dalam menciptakan jalur pengembangan pemain sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola di Jawa Barat.
“Kami berharap kerja sama ini bisa memberikan manfaat bagi kedua pihak. Faris mendapatkan pengalaman dan kesempatan berkembang, sementara PSGC juga mendapatkan tambahan kekuatan untuk menghadapi kompetisi. Ini merupakan bagian dari upaya kami membangun ekosistem sepak bola yang saling mendukung dan memberikan manfaat lebih luas,” kata Adhitia.
Selama masa peminjaman, Persib akan tetap memantau perkembangan Faris. Klub berharap kesempatan bermain bersama PSGC dapat memperkaya pengalaman sang pemain sehingga ketika kembali ke Bandung, ia memiliki bekal yang lebih matang untuk bersaing di tim utama.*****

