MAENBAL BANDUNG – Menjalani empat kompetisi dalam satu musim menjadi pengalaman baru bagi Persib. Kondisi tersebut membuat pelatih Igor Tolic tidak ingin timnya sekadar mencari pola dari klub lain, melainkan membangun cara sendiri berdasarkan pengalaman yang mereka jalani sepanjang musim 2026/2027.
Menurut Igor, tidak ada acuan dari musim sebelumnya yang bisa langsung digunakan Persib untuk menghadapi padatnya agenda pertandingan. Apalagi, skuad belum lama ini baru bisa berkumpul secara utuh setelah proses kedatangan pemain dan agenda bersama tim nasional membuat komposisi latihan belum sepenuhnya lengkap.
“Ini pertama kalinya dilakukan, pertama kali untuk manajemen, pertama kali untuk pemain, pertama kali untuk pelatih. Mungkin bagi Manchester City, bertanding di empat kompetisi itu hal biasa, tapi bagi kita, itu tidak biasa,” kata Igor.
Situasi tersebut membuat Persib harus menjalani proses adaptasi secara bertahap. Igor menyebut pengumpulan data dan evaluasi akan menjadi bagian penting dalam menentukan apakah strategi yang diterapkan selama musim berjalan benar-benar efektif.
Ia menegaskan bahwa Persib tidak memiliki semacam panduan siap pakai yang bisa langsung diterapkan hanya karena klub lain pernah menghadapi situasi serupa.
“Dan tidak ada cetak biru (panduan) untuk hal ini, tahu kan? Oke, seseorang sudah pernah melakukannya tahun lalu, lalu kita punya cetak birunya dan kita tinggal mengikutinya. Tidak, tidak, tidak,” ujarnya.
Bagi Igor, proses menemukan formula yang tepat justru akan berlangsung bersamaan dengan kompetisi. Setiap keputusan akan dilihat hasilnya, kemudian menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya.
Ia pun tidak menutup kemungkinan adanya kesalahan dalam proses tersebut. Menurutnya, pengalaman dari keputusan yang kurang tepat tetap menjadi bagian penting untuk membangun Persib agar lebih siap menghadapi musim-musim berikutnya.
Dengan empat kompetisi yang harus dijalani, Persib dituntut mampu beradaptasi dengan situasi yang terus berubah. Hasil evaluasi sepanjang musim nantinya akan menjadi modal untuk menyusun strategi yang lebih matang di masa mendatang.*****

